BRIEF SCRUTINY
PARA Syndicate
Minggu, 4 Oktober September 2026
Highlight
Perubahan pemerintahan pada 1 dan 2 Oktober mencakup kabinet, Polri, Kantor Staf Presiden, dan Dewan Pertimbangan Presiden. Sejumlah pejabat tidak keluar dari pemerintahan, tetapi berpindah posisi. Sugiono berpindah dari Menteri Luar Negeri menjadi Menko PMK, Dudung Abdurachman dari KSP menjadi Menko Polkam, sedangkan Listyo Sigit Prabowo berpindah dari Kapolri menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Bahlil Lahadalia memperoleh jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sambil tetap memimpin Kementerian ESDM. Presiden kemudian mengangkat 26 anggota Wantimpres pada 2 Oktober.
Perubahan tersebut menghasilkan tiga isu kebijakan yang dapat diukur. Pertama, konsentrasi fungsi koordinasi dan pelaksana pada sektor hilirisasi dan energi. Kedua, perubahan pembagian kerja antara Menko Polkam, KSP, dan Polri setelah tiga posisi tersebut berganti secara bersamaan. Ketiga, perluasan Wantimpres menjadi 26 anggota tanpa informasi publik yang setara mengenai pembagian bidang dan mekanisme kerjanya. Dampak reshuffle lebih tepat dinilai melalui perubahan kewenangan dan proses keputusan daripada jumlah pejabat yang berganti.

Klik tautan berikut ini untuk mengunduh BRIEF SCRUTINY: PS-Brief Scrutiny_4Okt2026