Hasil sensus nasional Center for Strategic and International Studies (CSIS). mayoritas elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di daerah menilai Megawati Soekarnoputri masih merupakan figur yang paling berintegritas, andal dalam manajemen organisasi, dan mumpuni secara kepemimpinan di pusat. Lantas siapa yang mampu membesarkan PDI-P lima tahun mendatang, mayoritas responden yang sama menjawab Joko Widodo (Jokowi). Puan Maharani berada di urutan kedua diikuti Megawati Soekarnoputri, Ganjar Pranowo, dan Tjahjo Kumolo (Kompas, 2/4/2015).

Hasil sensus CSIS di 28 provinsi dan 467 kabupaten/kota pada 16-19 Februari 2015 itu juga memperlihatkan pendapat 68,5 persen elite PDI-P di berbagai daerah menilai Megawati masih pantas menjadi Ketua Umum periode 2015-2020. Jokowi berada pada urutan kedua dan Fuan Maharani ketiga. Jikalau demikian peluang Megawati Soekarnoputri terpilih menjadi Ketua Umum DPP PDI-P dalam kongres yang rencananya digelar pada 9-12 April 2015 ini kian mengerucut sesuai dengan rekomendasi Rapim PDI-P di Semarang 2014 lalu.

Jika kompetisi dilakukan secara terbuka pun, saya kira Megawati masih terlalu kuat untuk di gusur dari posisinya sebagai orang nomor satu PDI-P. Maka wajar jika ada pandangan dan pendapat yang menyatakan, bahwa regenerasi dalam tubuh PDI-P masih terbatas pada level tertentu. Dengan kata lain untuk jabatan ketua umum sudah dua dekade nama Megawati belum tergantikan.

Oleh karena regenerasi akan berjalan dengan baik manakala berangkat atas kemauan dan kebesaran hati Megawati untuk memimpin prosesi alih generasi itu. Seperti ketika Megawati mengusung kadernya menjadi calon presiden (Jokowi) dalam pemilihan presiden 2014 lalu. Dengan demikian Putri Bung Karno ini sebenarnya sudah membuka jalan bagi kader-kadernya untuk berkompetisi secara santun, sehat, dan demokratis. Sekarang terpulang pada kader PDI-P itu sendiri bagaimana memanfaatkan peluang itu. (Jusuf Suroso)

Category: Scrutiny 2015-2017

 

program Kuliah Umum yang menghadirkan para negarawan, guru bangsa, serta tokoh & ahli di bidangnya. 

program Diskusi Publik reguler yang mengangkat tema-tema penting, aktual, dan faktual.


Membaca DEBAT CAPRES Seri-2: Antara Capaian dan Optimisme Keberlanjutan Kebijakan

saksikan selengkapnya di:

YouTube Channel
youtube.com/c/parasyndicate

  • 1
  • 2