Survei Evaluasi Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang dilakukan Litbang Kompas (3/5/2016), menunjukkan bahwa Situasi politik dan keamanan dalam negeri selama triwulan terakhir telah stabil dan meningkatkan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah di bidang itu.

Secara perlahan, pemerintahan Jokowi-Kalla memperlihatkan gaya kepemimpinan yang khas. Sejumlah kekuatan politik yang semula mengambil sikap berseberangan, baik di parlemen maupun di partai politik, berhasil dirangkul dan menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan. Di saat yang sama, di tataran masyarakat terjadi penguatan kesan akan keseriusan negara mengatasi gangguan rasa aman warga negara. Secara keseluruhan, aktivitas kepolisian, TNI, dan aparat terkait memberi pesan bahwa negara memang kian hadir mengatasi persoalan masyarakat.

Menurut hasil survei ini, apresiasi terhadap kinerja pemerintah di bidang politik dan keamanan mencapai 72,9 persen. Besaran angka kepuasan ini setara dengan tingkat apresiasi yang dicapai pada triwulan pertama pemerintahan Jokowi-Kalla. Tingkatan apresiasi ini menyiratkan adanya persetujuan publik atas stabilitas politik dan keamanan yang terjadi saat ini. 

Jika melihat pola peningkatan kepuasan publik terhadap aspek bidang politik dan keamanan, terdapat sejumlah variasi penekanan kepuasan responden. Kinerja pemerintah dalam menangani konflik antarkelompok dan gerakan separatisme memiliki penekanan kepuasan yang sangat kuat dari responden. Aspek tersebut mengalami lonjakan paling tinggi (13,7 persen) dibandingkan tiga bulan sebelumnya dan merupakan pencapaian tertinggi sejak pemerintahan Jokowi-JK. 

Aspek lain yang mengalami lonjakan cukup tinggi adalah kinerja dalam melindungi batas wilayah negara dan kekayaan alam yang ada di dalamnya. Kepuasan responden meningkat 8,3 persen dibandingkan periode tiga bulan lalu. Meski bukan tertinggi, peningkatannya terbilang signifikan karena melampaui kepuasan yang pernah dirasakan responden sejak pemerintahan Jokowi-Kalla. Aspek berikutnya kinerja pemerintah dalam membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengawasi dan mengontrol jalannya pemerintahan. Aspek ini mengalami peningkatan 7,6 persen. 

Peningkatan ini cukup signifikan karena publik memaknainya sebagai keterbukaan pemerintah terhadap masyarakat. Dengan membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengawasi dan mengontrol jalannya pemerintahan, pemerintah telah bersikap transparan demi terciptanya sebuah sistem pemerintahan yang bersih. Dari berbagai bidang apresiasi, responden memberi nilai paling tinggi terhadap kinerja pemerintahan dalam membangun sikap saling menghargai perbedaan. Mayoritas responden (83,2 persen) menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah di bidang ini. 

Di sisi lain, publik melihat kuatnya keinginan pemerintah membangun sistem pemerintahan yang lebih akuntabel dan ramah partisipasi warga melalui berbagai aplikasi berbasis elektronik. Dua dari tiga responden mengaku puas dengan kinerja pemerintah membuka kesempatan warga mengawasi pemerintahan. Penilaian positif tersebut disuarakan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan kecenderungan proporsi lebih besar di lapisan menengah atas. Seluruh gambaran itu menunjukkan stabilitas politik dan keamanan menjadi penopang utama pemerintahan Jokowi-JK (FS Swantoro). 

Category: Scrutiny 2015-2017

 

program Kuliah Umum yang menghadirkan para negarawan, guru bangsa, serta tokoh & ahli di bidangnya. 

program Diskusi Publik reguler yang mengangkat tema-tema penting, aktual, dan faktual.


Membaca DEBAT CAPRES Seri-2: Antara Capaian dan Optimisme Keberlanjutan Kebijakan

saksikan selengkapnya di:

YouTube Channel
youtube.com/c/parasyndicate

  • 1
  • 2