Langkah Presiden Jokowi menunjuk Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Letjen (Purn) TNI Sutiyoso (70) sebagai calon tunggal Kepala Badan Inteljen Negara (BIN) dinilai kontroversial terkait rekam jejaknya dimasa lalu.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin menyatakan keheranannya atas penunjukan Sutiyoso yang disorot saat penyerangan markas DPP PDI 27 Juli 1996. “Setahu saya, beliau itu dulu yang menyerbu kantor DPP PDI Perjuangan,” katanya (Koran Tempo, 11/6/2015). Sementara itu, Koordinator Kontras Haris Azhar menilai penunjukan Sutiyoso tak lepas dari balas budi dan beraroma politis. Ia mengingatkan kontroversi Sutiyoso terkait penyerbuan kantor DPP PDI 27 Juli 1996 (Kompas, 11/6/2015).

Penunjukan Sutiyoso memang layak dipertanyakan bukan hanya rekam jejaknya dimasa lalu yang buruk, tetapi juga visi keinteljenannya selain usianya sudah uzur juga tidak up to date lagi. Pendek kata pengalaman keinteljenan Sutiyoso selama masa era Orde Baru yang otoriter itu sudah tidak cocok dengan situasi yang dihadapi negara saat ini. Metoda combat intelejence di masa lalu, tidak cocok diterapkan dalam pembangunan negara yang demokratis yang masih mencari bentuknya yang ideal.

Pertanyaannya, apakah di negara ini sudah tidak ada orang lagi, tidak ada perwira tinggi TNI yang lebih muda dan memiliki kemampuan dan kapasitas sesuai dengan tantangan yang dihadapi negara ini. Merujuk amanat UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Badan Intelijen Nasional, Kepala BIN adalah mata dan telinga presiden, yang berperan melakukan upaya dan tindakan pencegahan, penangkalan dan penanggulangan setiap ada ancaman terhadap kepentingan negara. (Jusuf Suroso)

Category: Scrutiny 2015-2017

 

program Kuliah Umum yang menghadirkan para negarawan, guru bangsa, serta tokoh & ahli di bidangnya. 

program Diskusi Publik reguler yang mengangkat tema-tema penting, aktual, dan faktual.


Membaca DEBAT CAPRES Seri-2: Antara Capaian dan Optimisme Keberlanjutan Kebijakan

saksikan selengkapnya di:

YouTube Channel
youtube.com/c/parasyndicate

  • 1
  • 2