Komisi Kepolisian Nasional melalui Ketuanya yang Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdiyatno mendesak agar Kapolri Jenderal Bradodin Haiti segera menghentikan upaya kriminalisasi terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Tedjo Edhy menegaskan bahwa penghentian kriminalisasi hanya bisa dilakukan jika Kapolri bersikap tegas terhadap anak buahnya dan mengganti Kabareskrim, Komjen Budi Waseso.

Masih menurut Tedjo Edhy, Kapolri bisa menegur bahkan menjatuhkan sanksi terhadap Budi Waseso, jika tidak mengikuti perintah Presiden Jokow Widodo menghentikan kriminalisasi terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Salah satu yang mengemuka dan menjadi wacana publik belakangan ini adalah penangkapan Novel Baswedan oleh Bareskrim Polri. Sebelumnya juga dilakukan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan Abraham Samad, setelah komisi anti rasuah menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka. Meski dalam Praperadilan Budi Gunawan dinyataan tidak bersalah.

Kabareskrim Budi Waseso terus menjadi sorotan publik dan bikin gaduh akibat gesekan antara KPK dan Polri. Kasus Novel Baswedan ini pernah mencuat pada tahun 2012, ketika penyidik senior KPK ini berperan mengungkap kasus mega korupsi pengadaan simulator SIM di Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri, menyeret Djoko Susilo dan Didik Purnomo.

Banyak saran telah diberikan kepada Jokowi termasuk saran dari ketua Tim 9 yang dibentuk Presiden pada Januari 2015 lalu untuk mengurai masalah antara KPK dan Polri, satu-satunya cara meredam konflik KPK-Polri adalah dengan mengganti Komjen Budi Waseso yang dianggap paling bertanggungjawab atas kisruh kedua lembaga hukum itu. Budi Waseso sudah harus diganti pejabat lain karena suka bikin heboh dan membuat citra polisi terpuruk di titik nadir. Karena itu, tak ada cara lain selain mengganti Budi Waseso dengan Polisi yang mencintai institusinya serta memperbaiki citra Polri yang kini sangat buruk di mata publik (FS Swantoro).

Category: Scrutiny 2015-2017

 

program Kuliah Umum yang menghadirkan para negarawan, guru bangsa, serta tokoh & ahli di bidangnya. 

program Diskusi Publik reguler yang mengangkat tema-tema penting, aktual, dan faktual.


Membaca DEBAT CAPRES Seri-2: Antara Capaian dan Optimisme Keberlanjutan Kebijakan

saksikan selengkapnya di:

YouTube Channel
youtube.com/c/parasyndicate

  • 1
  • 2